Minggu, 09 Juni 2013

Orang yang “Beruntung” dan Orang yang “Merugi”

Edit Posted by with 2 comments
Dalam kesempatan ini saya akan menjelaskan siapa saja yang bias disebut orang beruntung dan orang yang merugi menurut ajaran Islam.Dalam Al-Quran Surah Al-Baqoroh dijelaskan bahwa orang yang beruntung adalah orang yang beriman kepada perkara ghoib, mendirikan sholat, menunaikan zakat. Termasuk pula beriman kepada kitab-kitab yang Allah turunkan.
     Berikut ini terjemahan dalam Bahasa Indonesia potongan ayat Qs. Al-Kahfi ayat 103 sampai 106 : (103)Katakanlah: “Apakah akan Kami beritahukan kepadamu tentang orang-orang yang paling merugi perbuatannya?” (104) Yaitu orang-orang yang telah sia-sia perbuatannya dalam kehidupan dunia ini, sedangkan mereka menyangka bahwa mereka berbuat sebaik-baiknya. (105) Mereka itu orang-orang yang telah kufur terhadap ayat-ayat Tuhan mereka dan (kufur terhadap) perjumpaan dengan Dia, maka hapuslah amalan- amalan mereka, dan Kami tidak mengadakan suatu penilaian bagi (amalan) mereka pada hari kiamat. (106) Demikianlah balasan mereka itu neraka Jahannam, disebabkan kekafiran mereka dan disebabkan mereka menjadikan ayat-ayat-Ku dan rasul-rasul-Ku sebagai olok-olok.  (Al-Kahfi 103-106)
     Dalam surat Al-Kahfi 103-106 dijelaskan siapa sajakah orang yang merugi yaitu:    Allah menceritakan tentang orang yang paling rugi semasa hidupnya. Mereka adalah orang yang menyia-nyiakan semua amal perbuatannya. Mereka menyangka telah banyak berbuat amal kebaikan padahal diakhirat nanti Allah tidak akan  memberikan penilaian pada semua amal kebaikan yang telah mereka lakukan . Mereka akan dilemparkan kedalam neraka jahanam , dan semua amal kebaikan yang telah mereka kerjakan tidak memberi manfaat sedikitpun kepada mereka.
Dalam Hadist Riwayat Muslim dijelaskan bahwa :”Orang yang beruntung adalah orang yang bersyukur atas nikmat Allah dan bersabar atas ujian Allah. Rosulullah bersabda, “Sungguh menakjubkan keadaan orang yang beriman, segala urusan baginya selalu baik. Dan hal itu tidak akan terjadi kecuali pada orang yang beriman; jika dia mendapat kesenangan dia bersyukur, dan hal itu baik baginya. Dan apabila tertimpa kesulitan dia bersabar dan kesabaran itu baik pula baginya.” (HR. Muslim)

            Demikianlah penjelasan yang dapat saya sampaikan mengenai Orang yang “Beruntung” dan Orang yang “Merugi”. Semoga dapat diambil maknanya dan dapat bermanfat bagi pembaca :)

Orang “Kaya” dan Orang “Miskin”

Edit Posted by with No comments
Siapakah Orang “Kaya” dan Orang “Miskin” itu? Orang kaya adalah seseorang yang dalam kehidupannya merasakan berkecukupan bahkan berlebihan sehingga orang tersebut merasa puas. Sedangkan, orang miskin adalah seseorang yang dalam kehidupannya merasakan kekurangan, sehingga orang tersebut merasa bertidak kecukupan. Hakikatnya manusia tidak akan pernah merasa puas, karena manusia diciptakan dengan nafsu yang membuat mereka selalu merasa tidak cukup.
Orang Kaya
ü  Berani mengambil resiko.
ü  Bertanggung jawab atas apa yang diambil.
ü  Menerima cobaan yang telah diberikan oleh Allah SWT.
ü  Menjalani ujian yang diberikan oleh Allah SWT.
ü  Berpikir positive
ü  Lebih sombong dengan apa yang dimiliki
ü  Matang dalam mengambil keputusan
ü  Memiliki pendirian yang kuat
ü  Orang kaya penuh daya upaya
ü  Fokus pada peluang
ü  Bergaul dengan orang positif dan sukses

Orang Miskin
³  Takut terhadap resiko
³  Selalu merasa takut bersalah
³  Menerima apa yang telah ditetapkan
³  Berfikiran negative dan pesimis
³  Lebih rendah diri
³  Tidak mantap dalam mengambil keputusan
³  Selalu berubah-ubah apabila menentukan pilihan.
³  Selalu penuh alasan
³  Selalu menyalahkan situasi lingkungan, orang lain dan nasib

³  orang miskin bergaul dengan orang negatif dan tidak sukses

Tokoh Teladan BILL GATES

Edit Posted by with 1 comment

Siapa yang tak kenal dengan nama tokoh yang satu ini? Semua orang di dunia pasti tak asing, minimal pernah mendengar nama tersebut berkumandang di telinga mereka. Ya, Bill Gates. Seorang yang konon katanya, bila menukarkan seluruh kekayaannya dengan uang receh, niscaya ia dapat membangun jalan ke Bulan dengan memanfaatkan trilliunan keping koin tersebut. Bernama lengkap William Henry Gates III, ia terlahir di kota Washington, tepatnya daerah Seatle. Kini (2013), ia hampir berusia kepala 6. For your information, orang terkaya di dunia ini merayakan ulang tahunnya setiap tanggal 28 Oktober. Ayah Bill, Bill Gates Jr., adalah seorang pengacara. Sementara ibunya, Mary, adalah seorang pensiunan guru. Pasangan Bill-Mary tersebut melahirkan 3 orang anak, dengan Gates, berada di antara kakak-adiknya disilsilah keluarga.
Saat kecil, Bill dengan mudah melewati masa sekolah dasar dengan nilai yang tergolong sangat memuaskan. Dengan menonjolkan bakatnya di mata pelajaran IPA dan Matematika. Mengetahui fakta dan data dari sekolah tersebut, orang tua Bill memutuskan memasukkan bocah jenius ini ke sebuah sekolah swasta yang terkenal dengan pembinaan akademik yang luar biasa. Sekolah tersebut bernama “Lakeside”. Seolah berupa kebetulan, pada saat itu, Lakeside baru saja membeli sebuah komputer. Hanya dalam kurun waktu seminggu, Bill Gates, Paul Allen dan beberapa siswa lainnya (Sebagian besar nantinya menjadi programmer pertama Microsoft) menghabiskan semua jam pelajaran komputer, penuh selama setahun lamanya.
Di sekolah ini, kemampuan komputer Bill Gates telah mendapat pengakuan dari beberapa kalangan. Dimulai dengan aksinya membobol sistem komputer milik Lakeside, mengubah jadwal, dan penempatan siswa. Tahun 1968, Bill Gates, Paul Allen, dan dua hackers lainnya mendapatkan tawaran bekerja oleh Computer Center Corp. Bukan sebagai karyawan tetap, mereka berempat hanya disewa saja. Tujuan perekrutan orang-orang tersebut adalah untuk menjadi tester sistem keamanan perusahaan. Sebagai balasan, mereka diberikan kebebasan untuk menggunakan komputer perusahaan. Bill pernah mengungkapkan dalam sebuah kesempatan, bahwa saat itulah mereka benar-benar dapat menjelajah komputer. Dan disinilah mereka mulai mengembangkan kemampuan menuju pembentukan raksasa perusahaan perangkat lunak dunia, Microsoft, 7 tahun kemudian.
Musim gugur tahun 1973, Bill Gates mendaftar sebagai mahasiswa Harvard University dan memilih fakultas hukum sebagai tujuan hidupnya. Bill sebenarnya mampu dengan baik mengikuti kuliah hukum tersebut, namun sama seperti ketika ia masih berada di SMA, perhatiannya lebih condong ke komputer. Walaupun begitu, Bill dikenal sebagai seorang jenius di Universitasnya. Bahkan salah seorang guru Bill mengatakan bahwa Bill adalah programmer yang luar biasa jenius, namun seorang manusia yang menyebalkan.

Tinggalkan Harvard, Demi Impian Kendati tanpa kendala di perkuliahan hukumnya, ia justru merasa bosan. Karena itu, Gates melamar pekerjaan-pekerjaan yang berhubungan dengan komputer di daerah Boston, dan memutuskan DropOut dari Universitas.
Kedua sahabat itu bergegas menuju ke sebuah komputer Harvard untuk menulis sebuah adaptasi dari program bahasa BASIC. Gates dan Allen yakin kalau komputer berukuran mini itu dapat melakukan sebuah fenomena. Semangat dan usaha Allen serta Gates terbayarkan. Berawal dari komputer kecil itulah, "ia" menjadi panutan dari segala macam komputansi zaman ini. Dan sekarang bisa kita amati bahwa PC telah benar-benar menjadi alat informasi. Mimpi mereka, "tersedianya sebuah komputer di setiap meja tulis dan di setiap rumah tangga", kini telah menjadi kenyataan.


refrensi:
anamblogpost.blogspot.com

Makna dan Pandangan Hidup

Edit Posted by with No comments
Setiap manusia memiliki pandangan hidup. Pandangan hidup sudah menjadi kodrat hidup manusia. Pandangan hidup manusia bertujuan menentukan arah dan masa depan mana yang akan dituju, dan mana yang akan dicapai. Dengan pandangan hidup tujuan hidup menjadi lebih jelas, memiliki target ke depan. Pandangan hidup juga menjadikan manusia menjadi bersemangat dalam menjalani hidup karena memiliki target yang ingin dicapai kedepannya.
      Pandangan hidup seseorang seringkali menjadi nilai yang subjektif karena pandangan hidup sesungguhnya bukanlah hal yang didapatkan begitu saja. Kebanyakan diantaranya pandangan hidup didapatkan berdasarkan hasil pemikiran yang masuk akal. Menjadikan pandangan hidup membutuhkan proses pencarian yang cukup lama dan di dapat diuji oleh kenyataan.
      Pandangan hidup secara tidak sadar membuat manusia memiliki cita-cita, memiliki sesuatu yang ingin dicapai di kemudian hari. Dapat diartikan bahwa cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pemikiran manusia. Bila cita-cita yang diinginkan tidak/belum tercapai itu biasa disebut dengan angan-angan. Jika pandangan hidup seseorang dipakai dan disetujui oleh organisasi/kelompok maka itu disebut sebagai ideology.
      Ketika lulus Sekolah Menengah Atas pastilah memiliki cita-cita untuk meneruskan kejenjang yang selanjutnya, selain menjadi cita-cita melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi sudah menjadi kewajiban sebagai lulusan Sekolah Menengah Atas. Disinilah pandangan hidup yang menentukan kemana arah yang akan dituju, meneruskan ke Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau ke Sekolah Tinggi lainnya. “Kemanakah anda akan melangkah selanjutnya?”. Banyak orang yang berpendapat “lebih baik  kuliah di PTN apa pun jurusannya karena nama dari Perguruan Tinggi Negeri menjual ketika masuk ke dunia pekerjaan” , ada juga yang berpendapat “kuliah dimanapun baik di PTN, PTS, atau manapun asal prospek ke kedepannya bagus dan menjanjikan”. Pandangan hidup mana yang dipilih?

      Pandangan hidup saya lebih kepada “kuliah dimanapun baik di PTN, PTS, atau manapun asal prospek ke kedepannya bagus dan menjanjikan”. Saya memiliki pandangan hidup seperti itu karena berprinsip “apa yang kita tanam itu lah yang kita tuai di kemudian hari”. Nama dari Perguruan Tinggi bukanlah tolak ukur kesuksesan kita nantinya. Kemampuan (skill) adalah hal yag diutamakan sekarang ini walaupun kuliah di PTN favorite pun tapi tidak memiliki skill apapum tetap saja tidak memiliki masa depan yang menjanjikan. Itulah salah satu pandangan hidup saya.

Sabtu, 08 Juni 2013

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 3

Edit Posted by with No comments

I.                   TUGAS : Mata Kuliah
1.      Apa pengertian dari penderitaan?
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang menjadikan diri seseorang tersebut terbebani. Penderitaan dapat berupa derita batin, derita lahir, dan derita lahir dan batin. Penderitaan merupakan realitas manusia yang dialami semua orang yang merupakan resiko dari apa yang telah dilakukan dimasa lalu. Tuhan memberikan kesenangan dan juga penderitaan, itu dimaksudkan agar setiap umat bersyukur atas kesenangan yang diterima dan tetap selalu ingat kepada Tuhan.

2.      a.    Apa pengertian siksaan?
Siksaan adalah penderitaan yang dirasakan secara jasmani dan rohani.akibat siksaan yang dirasakan seseorang maka timbul lah penderitaan. Siksaan dapat dirasakan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Kita dapat melihatnya dalam media massa, media elektronik,dan lain sebagainya. Siksaan bukan semata-mata untuk menghakimi melaikan sebagai ujian Sang Pencipta agar umat-Nya selalu mengingat kebesaran-Nya dan tidak takabur.
b.      Bagaimana jenis siksaan menurut kitab suci?
Tertulis dalam QS.AL-ANKABUT 40 yaitu:
“masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantaranya hujan dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad,ada yang di ganyang dengan halilintar gemuruh,seperti kaum Tsamud, ada juga yang dibanamkan kedalam tanah seperti Quron, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nabi Nuh. Dengan siksaan itu Allah tidak  menganiaya mereka, namun mereka lah yang menaniyaya diri sendiri karena dosa-dosanya.

3.      Apa pengertian kebimbangan,kesepian dan ketakutan?
Ø  Kebimbangan adalah perasaan yang dialami manusia saat tidak dapat menentukan keputusan mana yang akan diambil. Misalnya seseorang ingin pergi atau tidak. Akibat dari kebimbangan adalah perasaan yang tidak menentu sehingga mereka merasa tersiksa dengan hidupnya saat itu.bagi orang yang lemah maka kebimbangan menjadikan siksaan yang lama, berbeda halnya dengan orang yang kuat kebimbangan akan cepat teraatasi dengan cepat mengambil keputusan dan dapat mengambil hikmah dari kebimbangan tersebut.
Ø  Kesepian adalah perasaan seseorang merasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya sekalipun ia berada di lingkungan yang ramai. Kesepian juga salah satu wujud dari siksaan yang dapat dirakan oleh manusia.
Ø  Ketakutan adalah salah satu perasaan seseorang merasa tidak aman, merasa terancam dirinya oleh sesuatu hal atau orang lain dikarenakan alasan-alasan yang kebanyakan tidak logis. Ketakutan lebih ke wujud siksaan batin. Bila rasa takut ini berkepanjangan dan berlebihan dapat menimbulkan phobia. Untuk kasus phobia oang tersebut harus dibawa ke medis (psikiater) untuk menghilangkan rasa phobia nya untuk meyakinkan bahwa yang di takutkan selama ini bukanlah hal yang akan mengancam dirinya dan itu hanya halusinasi yang berlebihan terhadap sesuatu.

4.      Jelaskan pengertian kekalutan mental, gejala-gejalanya dan tahapan-tahapannya
Ø  Kekalutan mental adalah bahasa psikologi dari penderitaan batin yang dialami seseorang. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa kekalutan mental merupakan gangguan jiwa yang dialami manusia akibat ketidakmampuan seseorang dalam menangani masalah sehingga orang tersebut menggalami gangguan dalam hal bertingkah laku.
Ø  Gejala-gejalanya:
o   Nampak dari jasmani sering pusing, sesak napas, demam,nyeri pada lambung
o   Nampak dari jiwanya merasa cemas, khawatir,ketakutan, patah hati,apatis, cemburu, mudah marah
Ø  Tahapan-tahapannya:
o   Gangguan kejiwaan nampak dalam perilaku kesehariannya baik jasmani maupun rohaninya.
o   Usaha mempertahankan diri dengan cara yang negatif, sehingga cara bertahannya salah karena lari dari masalah yang seharusnya dihaadapi.
o   Kekalutan merupakan titik patah(breakdown) oranng tersebut dalam mengalami gangguan tersebut.

5.      Terangkan sebab-sebab tmbulnya penderitaan
Ø  Kepribadiannya lemah, jasmani dan rohaninya terdapat kekuranga sehingga orang tersebut merasa rendah diri dan cenderung menjauhi lingkungannya.
Ø  Terjadinya konflik sosial budaya, akibat norma dia berbeda dengan lingkungan sehingga mereka tidak bisa beradaptasi dengan norma baru.
Ø  Cara pematangan batin, salah satu yang memberikan dampak yang berlebihan seperti overacting.

6.      Apa pengertian dari keadilan menurut para filsuf dan pendapat umum?
Ø  Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan suatu titik tengah antara kedua titik ekstrem yang terlalu tinggi dan terlalu rendah. Kedua titik ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda yang berbeda. Bila kedua orang tersebut memiliki kesamaan dalam ukuran yang ditetapkan maka masing-masing harus mendapatkan hasil yang sama. Kalau tidak sama maka hasil yang didapatkan tiap orang berbeda sesuai ukuran yang didapatkan.
Ø  Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang dapat mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Ø  Keadilan menurut pendapat Socrates yang diproyeksikan kepada pemerintah. Keadilan menurut Socrates keadilan tercipta bila warga Negara sudah merasakkan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Ø  Kong-Hu-Chu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila seseorang betugas sesuai kodratnya, tugasnya, kewajibannya. Anak sebagai annak, ayah sebagai ayah, raja sebagai raja.
Ø  Menurut pendapat lain yang lebih umum keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang sesuai hak dan kewajibannya.

7.      Jelaskan macam-macam keadilan
Ø  Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hokum adalah substansi rohani umum dari masyarakat yang mendukung dan menjaga kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan tugasnya masing-masing.
Ø  Keadilan distributive
Keadilan terlaksana bila hal-hal yang sama diperlakukan sama, hal-hal yang tidak sama diperlakukan dengan berbeda.
Ø  Keadilan komulatlif
Keadilan ini berfungsi memelihara kesejahteraan umum dan ketertiban bangsa.

8.      Jelaskan pengertian kejujuran, kecurangan,dan pembalasan
Ø  Kejujuran adalah apa yang dikatakan sesuai dengan hati nuraninya dan apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan. Jujur artinya seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh hokum dan agama. Jujur juga berarti menepati janji atau kesanggupan yang terlampir dari kata-katanya. Seseorang yang tidak jujur berate tidak menepati janjinya pada diri sendiri.
Ø  Kecurangan identik dengan ketidakjujuran, licik. Curang atau kecurangan berarti apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia memiliki sifat yang tamak, serakah, ingin menimbun kekayaan sendiri dengan tujuan ingin dianggap orang yang paling hebat. Padahal semua agama tidak membenarkan sikap tersebut. Hal tersebut tidak di ridhai Tuhan.
Ø  Pembalasan adalah adalah reaksi terhadap perilaku orang lain. Reaksi itu berupa perilaku serupa. Pembalasan disebabkan karena adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat akan mendapat balasan yang bersahabat, sedangkan pergaulan yang tidak bias bersahabat akan mendapatkan balasan yang tidak bersahabt pula. Pada dasarnya manusia adalah makhluk social dan makhluk yang bermoral. Bila manusia berperilaku amoral maka lingkungan akan membalasnya. Perbuatan amoral adalah perilaku yang tidak bermoral, tidak sesuai dengan moral yang berlaku. Maka lingkungan akan membalasnya.

9.      Apa arti pandangan hidup dan jenis-jenisnya?
Ø  Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup bukanlah hal yang timbul seketika melainkan proses yang secara terus-menerus dan butuh waktu yang tidak sebentar.
Ø  Jenis- jenis pandangan hidup;
o   Pandangan hidup berasal dari agama yang mutlak kebenarannya
o    Pandangan hidup yang sesuai dengan ideology yang dianut disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang berlaku pada negara tersebut.
o   Pandangan hidup yang berasal dari renungan yaitu pandangan hidup yang relative benar.

10.  Apa arti cita-cita dan faktor-faktor yang mempengaruhi cita-cita?
Ø  Cita menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah keinginan, harapan, tujuan yang ingin dicapai yang selalu ada di dalam pikiran sebagai tolak ukur yang ingin dicapai dimasa yang akan dating. Dengan kata lan cita-cita adalah pandangan masa depan yang merupakan pandangan hidup yang kana datang. Pada umumnya cita cita adalah garis linier yang makin tinggi menjulang keatas. Apabila cita cita tersebut tidak terpenuhi atau belum dapat terwujud itu dinamakan angan-angan.
Ø  Factor-faktor yang mempengaruhi;
o   Factor manusia
Untuk mencapai cita-cita ditentukan dari kualitas manusia itu sendiri. Karena unuk menggapai dan meraih cita-cita itu tidak mudah butuh perjuangan dan pengorbanan.
o   Factor kondisi
Factor yang mendukung adalah ketika kondisi yang mempermudah meraih cita-cita tersebut, ada juga factor kondisi yang tidak mendukung yang mempersult jalan meraih cita-cita.
o   Factor tingginya cita-cita
Semakin tinggi cita-cita maka usaha yang dilakukan juga harus semakin banyak.ada baiknya kita menempatkan cita-cita sepadan dan sesuai kemampuan kita karena apabila diluar kemampuan kita cita-cita tersebut bukan menjadi suatu yang menyenangkan dan membahagiakan ketika kita sedang berusaha mendapatkannya justru itu menjadi siksaan yang berujung penderitaan pada diri sendiri.

11.  Apa pengertian kebijakan dan faktor-faktor yang menunjukkan tingkah laku setiap orang?
Ø  Kebijakan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengna perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan kebaikan. Manusia berbuat baik karena kodratnya manusia berbuat baik, manusia bermoral. Atas dukungan suara hati manusia berbuat baik.
Ø  Factor-faktor yang menunjukan tingkah laku seseorang
o   Hereditas(pembawaan)
o   Lingkungan
o   Pengalaman

12.  Jelaskan pengertian:    a. keyakinan    b. tiga aliran filsafat
a.       Keyakinan adalah kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup yang berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan
b.      Menurut Prof.Dr.Harun Nasution ada tiga aliran filsafat yaitu:
                                                                                      i.      Aliran naturalisme
Aliran naturalisme berintikan spekulasi mungkin mempercayai tidak adanya Tuhan. Bila mempercayai adanya Tuhan maka Tuhan ada dan jika tidak mempercaya adanya Tuhan maka Tuhan tidak ada hanya natur.
                                                                                    ii.      Aliran intelektualisme
Dasar dari aliran ini adalah akal dan logika. Manusia mengutamakan akal untuk berpikir. Mana yang benar berarti itu baik  dan jika mana yang salah berarti itu tidak baik atau bias dikatakan buruk.
                                                                                  iii.      Aliran gabungan

Dasar aliran ini adalah gaib dan akal. Artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan,percaya aanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.sedangkan akal sebagai dasar kebudayaan,yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik secara logika berpikir maupun sebagai rasa hati nurani. Jadi apa yang benar menurut logikaberpikir juga dapat diterima oleh hati nurani.