Minggu, 09 Juni 2013

Makna dan Pandangan Hidup

Edit Posted by with No comments
Setiap manusia memiliki pandangan hidup. Pandangan hidup sudah menjadi kodrat hidup manusia. Pandangan hidup manusia bertujuan menentukan arah dan masa depan mana yang akan dituju, dan mana yang akan dicapai. Dengan pandangan hidup tujuan hidup menjadi lebih jelas, memiliki target ke depan. Pandangan hidup juga menjadikan manusia menjadi bersemangat dalam menjalani hidup karena memiliki target yang ingin dicapai kedepannya.
      Pandangan hidup seseorang seringkali menjadi nilai yang subjektif karena pandangan hidup sesungguhnya bukanlah hal yang didapatkan begitu saja. Kebanyakan diantaranya pandangan hidup didapatkan berdasarkan hasil pemikiran yang masuk akal. Menjadikan pandangan hidup membutuhkan proses pencarian yang cukup lama dan di dapat diuji oleh kenyataan.
      Pandangan hidup secara tidak sadar membuat manusia memiliki cita-cita, memiliki sesuatu yang ingin dicapai di kemudian hari. Dapat diartikan bahwa cita-cita adalah keinginan, harapan, tujuan yang selalu ada dalam pemikiran manusia. Bila cita-cita yang diinginkan tidak/belum tercapai itu biasa disebut dengan angan-angan. Jika pandangan hidup seseorang dipakai dan disetujui oleh organisasi/kelompok maka itu disebut sebagai ideology.
      Ketika lulus Sekolah Menengah Atas pastilah memiliki cita-cita untuk meneruskan kejenjang yang selanjutnya, selain menjadi cita-cita melanjutkan kejenjang yang lebih tinggi sudah menjadi kewajiban sebagai lulusan Sekolah Menengah Atas. Disinilah pandangan hidup yang menentukan kemana arah yang akan dituju, meneruskan ke Perguruan Tinggi Negeri, Perguruan Tinggi Swasta, atau ke Sekolah Tinggi lainnya. “Kemanakah anda akan melangkah selanjutnya?”. Banyak orang yang berpendapat “lebih baik  kuliah di PTN apa pun jurusannya karena nama dari Perguruan Tinggi Negeri menjual ketika masuk ke dunia pekerjaan” , ada juga yang berpendapat “kuliah dimanapun baik di PTN, PTS, atau manapun asal prospek ke kedepannya bagus dan menjanjikan”. Pandangan hidup mana yang dipilih?

      Pandangan hidup saya lebih kepada “kuliah dimanapun baik di PTN, PTS, atau manapun asal prospek ke kedepannya bagus dan menjanjikan”. Saya memiliki pandangan hidup seperti itu karena berprinsip “apa yang kita tanam itu lah yang kita tuai di kemudian hari”. Nama dari Perguruan Tinggi bukanlah tolak ukur kesuksesan kita nantinya. Kemampuan (skill) adalah hal yag diutamakan sekarang ini walaupun kuliah di PTN favorite pun tapi tidak memiliki skill apapum tetap saja tidak memiliki masa depan yang menjanjikan. Itulah salah satu pandangan hidup saya.

Sabtu, 08 Juni 2013

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 3

Edit Posted by with No comments

I.                   TUGAS : Mata Kuliah
1.      Apa pengertian dari penderitaan?
Penderitaan berasal dari kata derita. Kata derita berasal dari bahasa sansekerta dhra artinya menahan atau menanggung. Derita artinya menanggung atau merasakan sesuatu yang menjadikan diri seseorang tersebut terbebani. Penderitaan dapat berupa derita batin, derita lahir, dan derita lahir dan batin. Penderitaan merupakan realitas manusia yang dialami semua orang yang merupakan resiko dari apa yang telah dilakukan dimasa lalu. Tuhan memberikan kesenangan dan juga penderitaan, itu dimaksudkan agar setiap umat bersyukur atas kesenangan yang diterima dan tetap selalu ingat kepada Tuhan.

2.      a.    Apa pengertian siksaan?
Siksaan adalah penderitaan yang dirasakan secara jasmani dan rohani.akibat siksaan yang dirasakan seseorang maka timbul lah penderitaan. Siksaan dapat dirasakan setiap orang dalam kehidupan sehari-hari. Kita dapat melihatnya dalam media massa, media elektronik,dan lain sebagainya. Siksaan bukan semata-mata untuk menghakimi melaikan sebagai ujian Sang Pencipta agar umat-Nya selalu mengingat kebesaran-Nya dan tidak takabur.
b.      Bagaimana jenis siksaan menurut kitab suci?
Tertulis dalam QS.AL-ANKABUT 40 yaitu:
“masing-masing bangsa itu kami siksa dengan ancaman siksaan, karena dosa-dosanya. Ada diantaranya hujan dengan batu-batu kecil seperti kaum Aad,ada yang di ganyang dengan halilintar gemuruh,seperti kaum Tsamud, ada juga yang dibanamkan kedalam tanah seperti Quron, dan ada pula yang kami tenggelamkan seperti kaum Nabi Nuh. Dengan siksaan itu Allah tidak  menganiaya mereka, namun mereka lah yang menaniyaya diri sendiri karena dosa-dosanya.

3.      Apa pengertian kebimbangan,kesepian dan ketakutan?
Ø  Kebimbangan adalah perasaan yang dialami manusia saat tidak dapat menentukan keputusan mana yang akan diambil. Misalnya seseorang ingin pergi atau tidak. Akibat dari kebimbangan adalah perasaan yang tidak menentu sehingga mereka merasa tersiksa dengan hidupnya saat itu.bagi orang yang lemah maka kebimbangan menjadikan siksaan yang lama, berbeda halnya dengan orang yang kuat kebimbangan akan cepat teraatasi dengan cepat mengambil keputusan dan dapat mengambil hikmah dari kebimbangan tersebut.
Ø  Kesepian adalah perasaan seseorang merasa sepi dalam dirinya sendiri atau jiwanya sekalipun ia berada di lingkungan yang ramai. Kesepian juga salah satu wujud dari siksaan yang dapat dirakan oleh manusia.
Ø  Ketakutan adalah salah satu perasaan seseorang merasa tidak aman, merasa terancam dirinya oleh sesuatu hal atau orang lain dikarenakan alasan-alasan yang kebanyakan tidak logis. Ketakutan lebih ke wujud siksaan batin. Bila rasa takut ini berkepanjangan dan berlebihan dapat menimbulkan phobia. Untuk kasus phobia oang tersebut harus dibawa ke medis (psikiater) untuk menghilangkan rasa phobia nya untuk meyakinkan bahwa yang di takutkan selama ini bukanlah hal yang akan mengancam dirinya dan itu hanya halusinasi yang berlebihan terhadap sesuatu.

4.      Jelaskan pengertian kekalutan mental, gejala-gejalanya dan tahapan-tahapannya
Ø  Kekalutan mental adalah bahasa psikologi dari penderitaan batin yang dialami seseorang. Secara sederhana dapat dikatakan bahwa kekalutan mental merupakan gangguan jiwa yang dialami manusia akibat ketidakmampuan seseorang dalam menangani masalah sehingga orang tersebut menggalami gangguan dalam hal bertingkah laku.
Ø  Gejala-gejalanya:
o   Nampak dari jasmani sering pusing, sesak napas, demam,nyeri pada lambung
o   Nampak dari jiwanya merasa cemas, khawatir,ketakutan, patah hati,apatis, cemburu, mudah marah
Ø  Tahapan-tahapannya:
o   Gangguan kejiwaan nampak dalam perilaku kesehariannya baik jasmani maupun rohaninya.
o   Usaha mempertahankan diri dengan cara yang negatif, sehingga cara bertahannya salah karena lari dari masalah yang seharusnya dihaadapi.
o   Kekalutan merupakan titik patah(breakdown) oranng tersebut dalam mengalami gangguan tersebut.

5.      Terangkan sebab-sebab tmbulnya penderitaan
Ø  Kepribadiannya lemah, jasmani dan rohaninya terdapat kekuranga sehingga orang tersebut merasa rendah diri dan cenderung menjauhi lingkungannya.
Ø  Terjadinya konflik sosial budaya, akibat norma dia berbeda dengan lingkungan sehingga mereka tidak bisa beradaptasi dengan norma baru.
Ø  Cara pematangan batin, salah satu yang memberikan dampak yang berlebihan seperti overacting.

6.      Apa pengertian dari keadilan menurut para filsuf dan pendapat umum?
Ø  Keadilan menurut Aristoteles adalah kelayakan dalam tindakan manusia. Kelayakan diartikan suatu titik tengah antara kedua titik ekstrem yang terlalu tinggi dan terlalu rendah. Kedua titik ekstrem ini menyangkut dua orang atau benda yang berbeda. Bila kedua orang tersebut memiliki kesamaan dalam ukuran yang ditetapkan maka masing-masing harus mendapatkan hasil yang sama. Kalau tidak sama maka hasil yang didapatkan tiap orang berbeda sesuai ukuran yang didapatkan.
Ø  Keadilan oleh Plato diproyeksikan pada diri manusia sehingga yang dikatakan adil adalah orang yang dapat mengendalikan diri dan perasaannya dikendalikan oleh akal.
Ø  Keadilan menurut pendapat Socrates yang diproyeksikan kepada pemerintah. Keadilan menurut Socrates keadilan tercipta bila warga Negara sudah merasakkan bahwa pihak pemerintah sudah melaksanakan tugasnya dengan baik.
Ø  Kong-Hu-Chu berpendapat bahwa keadilan terjadi apabila seseorang betugas sesuai kodratnya, tugasnya, kewajibannya. Anak sebagai annak, ayah sebagai ayah, raja sebagai raja.
Ø  Menurut pendapat lain yang lebih umum keadilan adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang sesuai hak dan kewajibannya.

7.      Jelaskan macam-macam keadilan
Ø  Keadilan legal atau keadilan moral
Plato berpendapat bahwa keadilan dan hokum adalah substansi rohani umum dari masyarakat yang mendukung dan menjaga kesatuannya. Dalam masyarakat yang adil setiap orang menjalankan tugasnya masing-masing.
Ø  Keadilan distributive
Keadilan terlaksana bila hal-hal yang sama diperlakukan sama, hal-hal yang tidak sama diperlakukan dengan berbeda.
Ø  Keadilan komulatlif
Keadilan ini berfungsi memelihara kesejahteraan umum dan ketertiban bangsa.

8.      Jelaskan pengertian kejujuran, kecurangan,dan pembalasan
Ø  Kejujuran adalah apa yang dikatakan sesuai dengan hati nuraninya dan apa yang dikatakan sesuai dengan kenyataan. Jujur artinya seseorang bersih hatinya dari perbuatan-perbuatan yang dilarang oleh hokum dan agama. Jujur juga berarti menepati janji atau kesanggupan yang terlampir dari kata-katanya. Seseorang yang tidak jujur berate tidak menepati janjinya pada diri sendiri.
Ø  Kecurangan identik dengan ketidakjujuran, licik. Curang atau kecurangan berarti apa yang diinginkan tidak sesuai dengan hati nuraninya. Kecurangan menyebabkan manusia memiliki sifat yang tamak, serakah, ingin menimbun kekayaan sendiri dengan tujuan ingin dianggap orang yang paling hebat. Padahal semua agama tidak membenarkan sikap tersebut. Hal tersebut tidak di ridhai Tuhan.
Ø  Pembalasan adalah adalah reaksi terhadap perilaku orang lain. Reaksi itu berupa perilaku serupa. Pembalasan disebabkan karena adanya pergaulan. Pergaulan yang bersahabat akan mendapat balasan yang bersahabat, sedangkan pergaulan yang tidak bias bersahabat akan mendapatkan balasan yang tidak bersahabt pula. Pada dasarnya manusia adalah makhluk social dan makhluk yang bermoral. Bila manusia berperilaku amoral maka lingkungan akan membalasnya. Perbuatan amoral adalah perilaku yang tidak bermoral, tidak sesuai dengan moral yang berlaku. Maka lingkungan akan membalasnya.

9.      Apa arti pandangan hidup dan jenis-jenisnya?
Ø  Pandangan hidup adalah pendapat atau pertimbangan yang dijadikan pegangan, pedoman, arahan, petunjuk dunia. Pendapat atau pertimbangan itu merupakan hasil pemikiran manusia berdasarkan pengalaman sejarah menurut waktu dan tempat hidupnya. Dengan demikian pandangan hidup bukanlah hal yang timbul seketika melainkan proses yang secara terus-menerus dan butuh waktu yang tidak sebentar.
Ø  Jenis- jenis pandangan hidup;
o   Pandangan hidup berasal dari agama yang mutlak kebenarannya
o    Pandangan hidup yang sesuai dengan ideology yang dianut disesuaikan dengan kebudayaan dan norma yang berlaku pada negara tersebut.
o   Pandangan hidup yang berasal dari renungan yaitu pandangan hidup yang relative benar.

10.  Apa arti cita-cita dan faktor-faktor yang mempengaruhi cita-cita?
Ø  Cita menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah keinginan, harapan, tujuan yang ingin dicapai yang selalu ada di dalam pikiran sebagai tolak ukur yang ingin dicapai dimasa yang akan dating. Dengan kata lan cita-cita adalah pandangan masa depan yang merupakan pandangan hidup yang kana datang. Pada umumnya cita cita adalah garis linier yang makin tinggi menjulang keatas. Apabila cita cita tersebut tidak terpenuhi atau belum dapat terwujud itu dinamakan angan-angan.
Ø  Factor-faktor yang mempengaruhi;
o   Factor manusia
Untuk mencapai cita-cita ditentukan dari kualitas manusia itu sendiri. Karena unuk menggapai dan meraih cita-cita itu tidak mudah butuh perjuangan dan pengorbanan.
o   Factor kondisi
Factor yang mendukung adalah ketika kondisi yang mempermudah meraih cita-cita tersebut, ada juga factor kondisi yang tidak mendukung yang mempersult jalan meraih cita-cita.
o   Factor tingginya cita-cita
Semakin tinggi cita-cita maka usaha yang dilakukan juga harus semakin banyak.ada baiknya kita menempatkan cita-cita sepadan dan sesuai kemampuan kita karena apabila diluar kemampuan kita cita-cita tersebut bukan menjadi suatu yang menyenangkan dan membahagiakan ketika kita sedang berusaha mendapatkannya justru itu menjadi siksaan yang berujung penderitaan pada diri sendiri.

11.  Apa pengertian kebijakan dan faktor-faktor yang menunjukkan tingkah laku setiap orang?
Ø  Kebijakan atau kebaikan atau perbuatan yang mendatangkan kebaikan pada hakekatnya sama dengna perbuatan moral, perbuatan yang sesuai dengan norma-norma agama dan kebaikan. Manusia berbuat baik karena kodratnya manusia berbuat baik, manusia bermoral. Atas dukungan suara hati manusia berbuat baik.
Ø  Factor-faktor yang menunjukan tingkah laku seseorang
o   Hereditas(pembawaan)
o   Lingkungan
o   Pengalaman

12.  Jelaskan pengertian:    a. keyakinan    b. tiga aliran filsafat
a.       Keyakinan adalah kepercayaan yang menjadi dasar pandangan hidup yang berasal dari akal atau kekuasaan Tuhan
b.      Menurut Prof.Dr.Harun Nasution ada tiga aliran filsafat yaitu:
                                                                                      i.      Aliran naturalisme
Aliran naturalisme berintikan spekulasi mungkin mempercayai tidak adanya Tuhan. Bila mempercayai adanya Tuhan maka Tuhan ada dan jika tidak mempercaya adanya Tuhan maka Tuhan tidak ada hanya natur.
                                                                                    ii.      Aliran intelektualisme
Dasar dari aliran ini adalah akal dan logika. Manusia mengutamakan akal untuk berpikir. Mana yang benar berarti itu baik  dan jika mana yang salah berarti itu tidak baik atau bias dikatakan buruk.
                                                                                  iii.      Aliran gabungan

Dasar aliran ini adalah gaib dan akal. Artinya kekuatan yang berasal dari Tuhan,percaya aanya Tuhan sebagai dasar keyakinan.sedangkan akal sebagai dasar kebudayaan,yang menentukan benar tidaknya sesuatu. Segala sesuatu dinilai dengan akal, baik secara logika berpikir maupun sebagai rasa hati nurani. Jadi apa yang benar menurut logikaberpikir juga dapat diterima oleh hati nurani.

Senin, 29 April 2013

TUGAS ILMU BUDAYA DASAR 2

Edit Posted by with No comments

I.                   TUGAS : Mata Kuliah

1.      Jelaskan pendekatan kesusastraan dalam mempelajari IBD !
Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta yaitu sastra yang berarti “teks mengandung instruksi”. Dalam bahasa Indonesia kata sastra biasa digunakkan untuk merujuk ke kata “kesusastraan” yang memiliki pemahaman  tulisan yang mengandung arti keindahan tertentu. Sastra memiliki nilai seni oleh karena itu sastra memiliki nilai keindahan. Sasta adalah budaya  karena pada sastra terdapat nilai seni. Hubungannya adalah sama-sama memiliki objek,  sama sama mempelajari nilai komunikasi antar sesama manusia yang memiliki beraneka ragam ciri. Tidak dapat dibayangkan jika  seorang manusia tidak menyukai dan tidak mengenal  sastra tentu saja manusia tidak dapat menyalurkan ekspresi dan tidak dapat berkomunikasi sesamanya.

2.      Sebutkan dan jelaskan nilai-nilai yang diperoleh pembaca melalui karya sastra
Karya sastra yang memiliki nilai seni secara langsung maupun tidak langsung mengandung nilai moral dan pesan. Nilai- nilai yang dapat pembaca dapat melalui karya sastra antara lain:
a.       Nilai kesenangan
Membuat pembaca dapat berimajinasi saat membaca karya sastra dan mendapatkan pengalaman yang dirasakannya sendiri saat membaca karya sastra tersebut.
b.      Nilai informasi
Membuat pembaca mendapatkan informasi yang sebelumnya belum diketahui. Menjadikan karya sastra tersebut memiliki nilai yang bermanfaat.
c.       Nilai warisan kebudayaan
Membuat pembaca dapat mengetahui warisan kebudayaan yang tersimpan menjadi sebuah sejarah, untuk dinikmati dan dilestarikan ke generasi selanjutnya.
d.      Nilai wawasan
Maksudnya adalah pembaca dapat menambah ilmu pengetahuan dan wawasan bermanfaat.

3.      Alasan-alasan apa saja yang mendasari penyajian puisi pada perkuliahan IBD
a.       Hubungan antara puisi dengan pengalaman hidup manusia
Dengan adanya pengalaman memberikan kesadaran pada mahasiswa tentang pentingnya memiliki kesadaran untuk dirinya sendiri dan manusia.
b.      Puisi dan keinsyafan diri/kesadaran induvidual
Mahasiswa diajak untuk melihat hatinya/dirinya sendiri lebih mendalam, untuk cerminan pada dirinya supaya menjadi pribadi yang lebih baik lagi.
c.       Puisi dan keinsyafan sosial/kesadaran sesama manusia
Mengajak mahasiswa untuk melihat lingungan sosialnya, tempat dia hidup selama ini supaya dapat memberikan sumbangsih nilai yang lebih baik untuk lingkungannya sendiri.
4.      Jelaskan pengertian-pengertian cinta
Ø  Menurut Khalil Gibran, cinta adalah perasaan untuk dirinya sendiri.
Ø  Menurut bahasa, cinta adalah rasa sangat kasih dan sayang yang merupaka ungkapan dari perasaan jiwa terhadap sesama makhluk hidup maupun benda.
Ø  Cinta diri adalah cinta untuk menjaga dirinya sendiri
Ø  Cinta kepada sesama manusia adalah cinta yang diperuntukkan untuk menjaga keserasian dan keharmonisan dengan sesama umat manusia lainnya.
Ø  Cinta kebapaan/keibuan adalah cinta seorang ayah/ ibunya terhadap anak-anaknya.

5.      Jelaskan definisi cinta menurut ajaran agama masing-masing
Menurut hadis Nabi, orang yang sedang jatuh cinta cenderung selalu mengingat dan menyebut orang yang dicintainya (man ahabba syai’an katsura dzikruhu), kata Nabi, orang juga bisa diperbudak oleh cintanya (man ahabba syai’an fa huwa `abduhu).

Kata Nabi juga, ciri dari cinta sejati ada tiga :
(1) lebih suka berbicara dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain,
(2) lebih suka berkumpul dengan yang dicintai dibanding dengan yang lain, dan
(3) lebih suka mengikuti kemauan yang dicintai dibanding kemauan orang lain/diri sendiri. Bagi orang yang telah jatuh cinta kepada Allah SWT, maka ia lebih suka berbicara dengan Allah SWT, dengan membaca firman Nya, lebih suka bercengkerama dengan Allah SWT dalam I`tikaf, dan lebih suka mengikuti perintah Allah SWT daripada perintah yang lain.

Dalam Qur’an cinta memiliki 8 pengertian berikut ini penjelasannya:
1.    Cinta Mawaddah adalah jenis cinta mengebu-gebu, membara dan “nggemesi”. Orang yang memiliki cinta jenis mawaddah, maunya selalu berdua, enggan berpisah dan selalu ingin memuaskan dahaga cintanya. Ia ingin memonopoli cintanya, dan hampir tak bisa berfikir lain.
2.    Cinta Rahmah adalah jenis cinta yang penuh kasih sayang, lembut, siap berkorban, dan siap melindungi. Orang yang memiliki cinta jenis rahmah ini lebih memperhatikan orang yang dicintainya dibanding terhadap diri sendiri. Baginya yang penting adalah kebahagiaan sang kekasih meski untuk itu ia harus menderita. Ia sangat memaklumi kekurangan kekasihnya dan selalu memaafkan kesalahan kekasihnya. Termasuk dalam cinta rahmah adalah cinta antar orang yang bertalian darah, terutama cinta orang tua terhadap anaknya, dan sebaliknya. Dari itu maka dalam al Qur’an , kerabat disebut al arham, dzawi al arham , yakni orang-orang yang memiliki hubungan kasih sayang secara fitri, yang berasal dari garba kasih sayang ibu, disebut rahim (dari kata rahmah). Sejak janin seorang anak sudah diliputi oleh suasana psikologis kasih sayang dalam satu ruang yang disebut rahim. Selanjutnya diantara orang-orang yang memiliki hubungan darah dianjurkan untuk selalu ber silaturrahim, atau silaturrahmi artinya menyambung tali kasih sayang. Suami isteri yang diikat oleh cinta mawaddah dan rahmah sekaligus biasanya saling setia lahir batin-dunia akhirat.
3.    Cinta Mail, adalah jenis cinta yang untuk sementara sangat membara, sehingga menyedot seluruh perhatian hingga hal-hal lain cenderung kurang diperhatikan. Cinta jenis mail ini dalam al Qur’an disebut dalam konteks orang poligami dimana ketika sedang jatuh cinta kepada yang muda (an tamilu kulla al mail), cenderung mengabaikan kepada yang lama.
4.    Cinta Syaghaf. Adalah cinta yang sangat mendalam, alami, orisinil dan memabukkan. Orang yang terserang cinta jenis syaghaf (qad syaghafaha hubba) bisa seperti orang gila, lupa diri dan hampir-hampir tak menyadari apa yang dilakukan. Al Qur’an menggunakan term syaghaf ketika mengkisahkan bagaimana cintanya Zulaikha, istri pembesar Mesir kepada bujangnya, Yusuf.
5.    Cinta Ra’fah, yaitu rasa kasih yang dalam hingga mengalahkan norma-norma kebenaran, misalnya kasihan kepada anak sehingga tidak tega membangunkannya untuk salat, membelanya meskipun salah. Al Qur’an menyebut term ini ketika mengingatkan agar janganlah cinta ra`fah menyebabkan orang tidak menegakkan hukum Allah, dalam hal ini kasus hukuman bagi pezina (Q/24:2).
6.    Cinta Shobwah, yaitu cinta buta, cinta yang mendorong perilaku penyimpang tanpa sanggup mengelak. Al Qur’an menyebut term ni ketika mengkisahkan bagaimana Nabi Yusuf berdoa agar dipisahkan dengan Zulaiha yang setiap hari menggodanya (mohon dimasukkan penjara saja), sebab jika tidak, lama kelamaan Yusuf tergelincir juga dalam perbuatan bodoh, wa illa tashrif `anni kaidahunna ashbu ilaihinna wa akun min al jahilin (Q/12:33)
7.    Cinta Syauq (rindu). Term ini bukan dari al Qur’an tetapi dari hadis yang menafsirkan al Qur’an. Dalam surat al `Ankabut ayat 5 dikatakan bahwa barangsiapa rindu berjumpa Allah pasti waktunya akan tiba. Kalimat kerinduan ini kemudian diungkapkan dalam doa ma’tsur dari hadis riwayat Ahmad; wa as’aluka ladzzata an nadzori ila wajhika wa as syauqa ila liqa’ika, aku mohon dapat merasakan nikmatnya memandang wajah Mu dan nikmatnya kerinduan untuk berjumpa dengan Mu. Menurut Ibn al Qayyim al Jauzi dalam kitab Raudlat al Muhibbin wa Nuzhat al Musytaqin, Syauq (rindu) adalah pengembaraan hati kepada sang kekasih (safar al qalb ila al mahbub), dan kobaran cinta yang apinya berada di dalam hati sang pecinta, hurqat al mahabbah wa il tihab naruha fi qalb al muhibbi
8.    Cinta Kulfah, yakni perasaan cinta yang disertai kesadaran mendidik kepada hal-hal yang positip meski sulit, seperti orang tua yang menyuruh anaknya menyapu, membersihkan kamar sendiri, meski ada pembantu. Jenis cinta ini disebut al Qur’an ketika menyatakan bahwa Allah tidak membebani seseorang kecuali sesuai dengan kemampuannya, la yukallifullah nafsan illa wus`aha (Q/2:286)

6.      Jelaskan pengertian
a.       Kasih sayang
Kasih sayang menurut ajaran Islam adalah fitrah yang diberikan Allah pada setiap makhluk ciptaan-Nya. Kasih sayang juga memiliki pengertian suatu perasaan cinta, kasih dan sayang setiap makhluk hidup ke makhluk hidup lainnya maupun terhadap benda. Kasih sayang juga sangat penting, kasih sayang juga dapat di ibaratkan sebagai dorongan hidup agar menjadi lebih baik ke depannya
b.      Kemesraan
Kemesraan berasal dari kata mesra yang menggambarkan suatu hubungan  erat atau kuat. Kemesraan juga  merupakan perasaan simpati yang akrab  perwujudan kasih sayang yang telah mendalam.
c.       Pemujaan
Pemujaan adalah wujud dar mengagumi dan mensyukuri ciptaan Sang Pencipta. Pemujaan dapat dilakukan dalam berbagai aspek seperti memuja pada leluhur,memuja pada agama tertentu dan kepercayan yang ada.seperti Pemujaan pada leluhur adalah suatu kepercayaa bahwa para leluhur yang telah meninggal masih memiliki kemampuan untuk ikut mempengaruhi keberuntungan orang yang masih hidup.
d.      Belas kasihan
Belas kasihan adalah perwujudan kasih kepada makhluk hidup karena rasa iba dan kasihan. Belas kasihan ini lebih cenderung dilakukan kepada orang yang berstatus “dibawah” seperti untuk orang yang tidak mampu.

7.      Jelaskan pengertian
a.       Keindahan
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, keindahan diartikan sebagai keadaan yang enak dipandang, cantik, bagus benar atau elok. Keindahan berasal dari kata indah, artinya bagus, permai, cantik, elok, molek dan sebagainya. Keindahan itu sendiri merupakan sifat dan ciri dari orang, hewan, tempat, objek, atau gagasan yang memberikan pengalaman persepsi kesenangan, bermakna, atau kepuasan terhadap semua makluk hidup yang merasakannya atau melihatnya. Laurence M. gould mengutip pendapatnya coleritge dalam wukmir dan gopinatha (1981;43) sebagai berikut; ‘’keindahan adalah kesatuan dan keanekaan’’.jika melihat adalah kasatuan, maka mungkin yang dimaksud adalah pengamatan,perasaan,pemikiran, dan penginderaan pandangan serta sasaran tujuan, kepada obye yang dikatakan indah.
b.      Nilai estetika
Estetika berasal dari bahasa Yunani, αισθητική, dibaca aisthetike yang mengandung pengertian ilmu yang membahas nilai keindahan Bagaimana bisa terbentuk dan Bagaimana bisa merasakannya. Menurut Muharam (dalam Susanti, 2010) estetika umumnya dikaitkan dengan pengetahuan keindahan, sedang batasan singkat estetika adalah filsafat dan pengkajian ilmiah dari komponen estetika dan pengalaman manusia.

8.      Jelaskan alasan dan tujuan para seniman menciptakan keindahan
a.       Tata nilai yang sudah tidak sesuai dengan perkembangan zaman,sudah mengorbankan dan merugikan nilai-nilai kemanusiaan.
b.      Kemerosotan nilai tingkah laku manusia yang sudah keluar dari moral yang berlaku.
c.       Penderitaan manusia yang diakibatkan oleh nafsu.
d.      Keagungan Tuhan
9.      Jelaskan 3 macam kerenungan
Renungan berasal dari kata renung yang artinya diam-diam memikirkan sesuatu secara mendalam.
1.Teori Pengungkapan
Dalil dari teori ini ialah bahwa "Art is an expression of human feeling" (Seni adalah suatu pengungkapan dari perasaan manusia). Tokoh teori ekspresi yang paling terkenal ialah filsuf Italia Benedeto Croce (1886-1952) dengan karyanya yang telah diterjemahkan kedalam bahasa Inggris.

2.Teori Metafisik
Merupakan salah satu teori yang tertua, yakni berasal dari Plato yang karya-karya tulisannya untuk sebagian membahas estetik filsafati, konsepsi keindahan dan teori seni. Seniman besar adalah seseorang yang mampu dengan perenungannya itu menembus segi-segi praktis dari benda-benda di sekelilingnya dan sampai pada makna yang dalam, yakni memahami ide-ide dibaliknya.
3.Teori Psikologis
Salah satunya ialah teori permainan yang dikembangkan oleh Freedrick Schiller (1757-1805) dan Herbert Spencer (1820-1903). Seni merupakan semacam permainan y menyeimbangkan segenap kemampuan mental manusia berhubungan dengan adanya kelebihan energi yang harus dikeluarkan.

10.  Jelaskan pengertian keserasian