Sabtu, 27 April 2013

Konsep Basis Data

Edit Posted by with No comments


Basis data (database) adalah kumpulan dari berbagai data
yang saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Basis data tersimpan
di perangkat keras, serta dimanipulasi dengan menggunakan perangkat
lunak. Pendefinisian basis data meliputi spesifikasi dari tipe data,
struktur dan batasan dari data atau informasi yang akan disimpan. Database merupakan
salah satu komponen yang penting dalam sistem informasi, karena
merupakan basis dalam menyediakan informasi pada para pengguna atau user.
Perkembangan Basis Data
Perkembangan Basis Data tidak terlepas dari perkembangan teknologi komputer itu sendiri, nah pas perang dunia ke 2 selesai, banyak negara maju yang mulai mengembangkan teknologi komputer untuk publik, atau general-purpose, tidak hanya untuk kepentingan militer. Dari perkembangan inilah, konsep Basis Data juga ikut berkembang
Pada awal tahun 1960, Charles Bachman di perusahaan General Electric mendesain generasi pertama DBMS yang disebut Penyimpanan Data Terintegrasi (Integrated Data Store). Dasar untuk model data jaringan terbentuk lalu distandarisasi oleh Conference on Data System Languages (CODASYL). Kemudian, Bachman menerima CM Turing Award (penghargaan semacam nobel pada ilmu komputer) tahun 1973.
Pada akhir tahun 1960-an, IBM mengembangkan sistem manajemen informasi (Information Management System). Hasil kerjasama antara IBM dengan perusahaan penerbangan Amerika mengembangkan sistem SABRE. Sistem SABRE memungkinkan user mengakses data yang sama pada jaringan komputer.Pada tahun 1970, Edgar Codd di laboratorium penelitian di San Jose mengusulkan suatu representasi data baru yang disebut model data relasional.
Pada tahun 1980, model relasional menjadi paradigma DBMS paling dominan. Bahasa query SQL (Structured Query Language) dikembangkan untuk basisdata relasional sebagai bagian proyek Sistem R dari IBM. SQL distandarisasi di akhir tahun 1980 dan SQL-92 diadopsi oleh American National Standards Institute (ANSI) dan International Standards Organization (ISO). Program yang digunakan untuk eksekusi bersamaan dalam basisdata disebut transaksi.
Pada akhir tahun 1980 dan permulaan tahun 1990, banyak bidang sistem basisdata dikembangkan. Penelitian di bidang basisdata meliputi bahasa query yang powerful, model data lengkap, dan penekanan pada dukungan analisis data yang kompleks, sistem diperluas dengan kemampuan menyimpan tipe data baru misalnya image dan text serta kemampuan query yang kompleks.
Basis data menyediakan fasilitas atau mempermudah dalam menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemakai untuk mendukung pengambilan keputusan.
Berikut ini contoh penggunaan Aplikasi basis data dalam dunia bisnis :
• Bank : Pengelolaan data nasabah, akunting, semua transaksi perbankan
• Bandara : Pengelolaan data reservasi, penjadualan
• Universitas : Pengelolaan pendaftaran, alumni
• Penjualan : Pengelolaan data customer, produk, penjualan
• Pabrik : Pengelolaan data produksi, persediaan barang, pemesanan, agen
• Kepegawaian: Pengelolaan data karyawan, gaji, pajak
• Telekomunikasi : Pengelolaan data tagihan, jumlah pulsa
Keuntungan dalam penggunaan konsep Basis Data dalam penerapannya, berikut akan di jelaskan keuntungan dalam penggunaan konsep Basis Data (Database)
  • Controlling Redundancy, dalam pemasukan data terkadang terjadi perulangan, hal ini mengganggu logika dalam relasi, dan terkadang duplikat data seperti ini juga mempengaruhi hasil query, hal ini dapat dikontrol dengan mudah.
  • Restricting Unauthorized Access, yaitu mampu membagi hak akses terhadap data, baik dalam menginput maupun memanipulasi data dalam database, terkadang tidak semua user bisa atau diizinkan untuk melakukan semuannya, hal ini dapat ditangani dengan mudah.
  • Providing Persistent Storage for Program Object and Data Structures,Ini yang mengawali sistem basis data berorientasi objek. Misal tipe record dalam pascal atau definisi kelas di C++. Nilai dari variable program dihilangkan setiap program selesai, kecuali pemrogram menyimpannya secara permanen dalam file, yang biasanya dikonversi ke format yang sesuai. Untuk membacanya, pemrogram harus mengkonversi dari format file ke struktur variabel program. Objek ini disebut persistence.
  • Permitting Inferencing and Actions Using Rules,Sistem basis data deduktif memiliki kemampuan mendefinisikan rule deduksi untuk mendapatkan informasi baru.
  • Providing Multiple User Interfaces, keragaman User dengan kemampuan yang berbeda dalam menangani database, membuat DBMS mengikuti kebutuhan interface atau tampilan yang sesuai, hal ini menjadi keuntungan tersendiri dalam mempermudah melakukan managemen data.
  • Representing Complex Relationships Among Data, Basis data terdiri dari bermacam2 data yang saling berhubungan. DBMS memiliki kemampuan untuk mewakili bermacam2 hubungan yang kompleks diantara data secara mudah dan efisien.
  • Enforcing Integrity Constraints,DBMS memiliki kemampuan untuk membuat suatu integrity constraint. Tipe yang paling sederhana dari integrity contraint adalah menspesifikasikan tipe data untuk setiap item data. Misal item data untuk program studi yang boleh disimpan adalah character 1 hingga 5, nilai "nama" harus char dan tidak lebih dari 30 karakter.
  • Providing Backup and Recovery,Backup dan recovery merupakan fasilitas yang harus disediakan DBMS. Misal jika sistem komputer gagal saat sedang mengupdate program, sub sistem recovery bertanggungjawab untuk memperbaiki atau memastikan basis data direstore ke keadaan sebelum program dieksekusi kembali. Atau sub sistem recovery memastikan bahwa program diresume dari keadaan dimana diinterupsi sehingga basis data dapat menyimpannya.

Sistem Pemrosesan File
Sistem ini digunakan untuk mengatasi semua permasalahan bisnis yang menggunakan pengelolaan data secara tradisional dengan cara menyimpan record–record pada file–file yang terpisah. Dimana masing–masing file diperuntukkan hanya untuk satu program aplikasi saja.
Kelemahan dari Sistem Pemrosesan File antara lain :
a)      Timbulnya data rangkap dan Ketidakkonsistensi data.
b)      Kesukaran dalam mengakses data.
c)      Data terisolir.
d)     Masalah Pengamanan.
e)      Data Dependence.

Sistem Basis Data
            Seiring dengan berjalannya waktu, lambat laun sistem pemrosesan file mulai ditinggalkan karena masih bersifat manual, yang kemudian dikembangkanlah sistem pemrosesan dengan pendekatan basis data.
Keuntungan Sistem Basis Data antara lain :
a)      Terkontrolnya kerangkapan data.
b)      Terpeliharanya keselarasan ( kekonsistenan ) data.
c)      Data dapat dipakai secara bersama ( Shared ).
d)     Dapat diterapkan standarisasi.
e)      Keamanan data terjamin.
f)       Terpeliharanya integritas data.
g)      Terpeliharanya keseimbangan ( keselarasan ).
h)      Data Independence ( Kemandirian data ).
Kelemahan Sistem Basis Data antara lain :
a)      Lebih Mahal.
b)      Proses back up cukup memakan waktu.
c)      Bila ada akses yang tidak benar, kerusakan dapat terjadi.
d)  Sistem lebih rumit, sehingga memerlukan tenaga spesial.
e)      Proses pemeliharaan dapat memakan waktu karena ukurannya yang besar.
1.     Perbedaan antara Sistem Pemrosesan File dan Sistem Basis Data.
·        Sistem Pemrosesan File :
a) Kaku.
b) Program Oriented.
c) Keamanan data kurang.
d) Adanya kerangkapan data.

 Sistem Basis Data :
a) Luwes.
b)Data Oriented.
c) Keamanan data terjamin.
d) Terkontrolnya kerangkapan data.

Keuntungan Dan Kerugian Basis Data
KEUNTUNGAN SISTEM BASIS DATA

1. Terkontrolnya kerangkapan data dan inkonsistensi
2. Terpeliharanya keselarasan data
3. Data dapat dipakai secara bersama-sama
4. Memudahkan penerapan standarisasi
5. Memudahkan penerapan batasan-batasan pengamanan.
6. Terpeliharanya intergritas data
7. Terpeliharanya keseimbangan atas perbedaan kebutuhan data dari setiap aplikasi
8. Program / data independent


KERUGIAN SISTEM BASIS DATA

1. Mahal dalam implementasinya
2. Rumit/komplek
3. Penanganan proses recovery & backup sulit
4. Kerusakan pada sistem basis data dapat mempengaruhi departemen yang terkait

Microsoft Word Yang Terdapat Di Windows

Edit Posted by with No comments

Sejarah

Setelah diberi nama baru Microsoft Word, Microsoft menerbitkan program ini pada 25 Oktober 1983 untuk IBM PC. Saat itu dunia pengolah kata dikuasai oleh WordPerfect dan juga WordStar.
Word memiliki konsep "What You See Is What You Get", atau WYSIWYG, dan merupakan program pertama yang dapat menampilkan cetak tebal dan cetak miring pada IBM PC. Word juga banyak menggunakan tetikus yang saat itu tidak lazim sehingga mereka menawarkan paket Word-with-Mouse. Word processor berbasis DOS lain, seperti WordStar dan WordPerfect, menampilkan hanya teks dengan kode markup dan warna untuk menandai pemformatan cetak tebal, miring, dan sebagainya.
Word untuk Macintosh, meski memiliki banyak perbedaan tampilan dari versi DOS-nya, diprogram oleh Ken Shapiro dengan sedikit perbedaan dari kode sumber versi DOS, yang ditulis untuk layar tampilan resolusi tinggi dan printer laser, meskipun belum ada produk seperti itu yang beredar untuk publik. Setelah LisaWrite dan MacWrite, Microsoft pun mencoba untuk menambahkan fitur WYSIWYG ke dalam paket program Word for Macintosh. Setelah Word for Macintosh dirilis pada tahun 1985, program tersebut mendapatkan perhatian yang cukup luas dari masyarakat pengguna komputer. Microsoft tidak membuat versi Word 2.0 for Macintosh, untuk menyamakan versi dengan Word untuk sistem atau platform lainnya.
Versi selanjutnya dari Word for Macintosh, adalah Word 3.0, yang dirilis pada tahun 1987. Versi ini mencakup banyak peningkatan dan fitur baru tapi memiliki banyak bug. Dalam hanya beberapa bulan, Microsoft mengganti Word 3.0 dengan Word 3.01, yang jauh lebih stabil. Semua pengguna terdaftar dari Word 3.0 dikirimi surat yang berisi salinan Word 3.01 secara gratis, sehingga menjadikan hal ini kesalahan Microsoft paling mahal untuk ditebus pada waktu itu. Word 4.0, yang dirilis pada tahun 1989, merupakan versi yang sangat sukses dan juga stabil digunakan.
Microsoft Word atau Microsoft Office Word adalah perangkat lunak pengolah kata (word processor) andalan Microsoft. Pertama diterbitkan pada 1983 dengan nama Multi-Tool Word untuk Xenix, versi-versi lain kemudian dikembangkan untuk berbagai sistem operasi, misalnya DOS (1983), Apple Macintosh (1984), SCO UNIX, OS/2, dan Microsoft Windows (1989). Setelah menjadi bagian dari Microsoft Office System 2003 dan 2007 diberi nama Microsoft Office Word.

Tahun 1990-1995

Pada rentang tahun ini, Word for Windows diluncurkan. Versi pertama dari Word for Windows dirilis pada tahun 1989 dengan harga 500 Dolar Amerika Serikat. Dengan dirilisnya Microsoft Windows 3.0 pada tahun selanjutnya, penjualan pun akhirnya terdongkrak naik, mengingat Word for Windows 1.0 didesain untuk Windows 3.0 dan performanya sangat buruk jika dijalankan pada versi sebelumnya. Microsoft menunggu hingga merilis Word 2.0 untuk mengukuhkan Microsoft Word sebagai pemimpin pasar pengolah kata.
Bagian-bagian yang ada pada Microsoft word 2003 beserta fungsinya


Di dalam Microsoft word 2003 terdiri dari yang namanya Tollbar.Toolbar adalah kumpulan perintah-perintah yang digunakan untuk membuat suatu dokumen dalam program pengolah kata Microsoft word.Toolbar itu sendiri terdiri atas 3 bagian, yaitu:
ToolBar Menu
     Yang termasuk ke dalam toolbar menu adalah:
1. Menu File
             Menu file  berfungsi  untuk  mengatur file  dokumen  seperti  menyimpan, membuka, mengatur kertas  dokumen, dsb. Berikut ini  gambar dan fungsi  bagian yang ada di  menu file.
1. New : Membuat file yang baru
2. Open : Membuka File yang pernah kita buat  (Ctrl+O)
3. Close : Menutup file yang sedang kita buka
4. Save : Menyimpan  dokumen  yang  sebelumnya  telah  kita  simpan  dan  telah diberi nama (Ctrl+S)
5. Save As : Menyimpan  file yang baru dalam  hal ini  kita  perlu  mencantumkan    nama file yang akan kita tempatkan file tersebut
6. Save as Web Page : Menyimpan dokumen sebagai halaman web
7. Web page Preview : Preview halaman web
8. Page Setup : Mengatur halaman, ukuran kertas, ukuran margin, dll
9. Print Preview : Menampilkan hasill kerja yang telah kita buat pada kertas
10. Print : Mencetak dokumen yang telah kita buat pada kertas (Ctrl+P)
11. Sent To : Mengirimkan dokumen
12. Exit : Keluar dari Program Word

2. Menu Edit

           Menu Edit berfungsi  untuk  melakukan  pengeditan  dokumen. Berikut  ini gambar dan fungsi bagian yang ada di menu edit.

1. Undo Typing : Membatalkan perintah yang sudah terlanjur dilaksanakan
2. Repeat Typing : Membatalkan perintah yang telah terlanjur dibatalkan
3. Cut : Menghapus suatu objek dari lembar kerja
4. Copy : Mengcopy  suatu objek yang tersimpan pada clipboard ke dalam lembar kerja kita
5. Clear : Membersihkan
6. Paste : Mengambil object  yang  sudah  disimpan  pada  clipboard dengan  cara meletakkan kursor pada posisi y yang tepat
7. Paste Special : Mengambil object  yang  sudah  disimpan  pada  clipboard yang kemudian diletakkan dilembar kerja
8. Select All : Memilih keseluruhan yang ada pada lembar kerja kita
9. Find : Mencari suatu kata tertentu yang ada pada naskah
10. Replace : Mengganti kata yang ada pada naskah dengan kata yang baru
11. Go To : Menuju kehalaman, baris, persamaan tertentu dengan cepat

3. Menu Insert
         Menu Insert berfungsi untuk menambahkan sesuatu ke dalam dokumen.
Berikut  ini gambar dan fungsi bagian yang ada di menu insert.
1.      Break : Berganti Halaman
2. Page Number : Penomoran halaman
3. Date and Time : Menyisip waktu dan hari serta formatnya
4. Symbol : Menyisip suatu simbol
5. Footnote : Membuat catatan kaki
6. Picture : Menyisip gambar
7. Diagram : Menyisip diagram kedalam dokumen
8. Text Box : Menyisip teks di dalam kotak
9. File : Menyisipkan suatu file pada lembar kerja kita
10.Object : Menyisip suatu objek  atau program lain  yang  akan  digunakan dalam bekerja.

4. Menu Format
             Menu Format berfungsi untuk mengatur format sebuah dokumen. Seperti mengatur format huruf, paragraf dll. Berikut  ini gambar dan fungsi bagian yang ada di menu format.
1. Font : Mengatur huruf- huruf dalam pembuatan dokumen
2. Paragraph : Mengatur jarak baris ( Line Spacing )
3. Bullet and Numbering : Fasilitas untuk memberi simbol tertentu atau penomoran dalam baris
4. Border and shading : Memberi border ( Bingkai ), dan shading pada teks yang kita buat
5. Columns : Membagi lembar kerja menjadi beberapa kolom
6. Tabs : Untuk mengatur ukuran tab
7. Drop Caps : Memperbesar huruf pertama tiap paragraf
8. Teks Direction : Memberikan efek arah teks pada alinea yang dipilih
9. Change Case : Merubah bentuk tulisan, dari huruf kecil menjadi huruf besar dan sebaliknya
10. Back Ground : Mengatur warna latar belakang lembar kerja
11. Theme : Menerapkan tema yang diinginkan
12. Styles and Formatting : Memformat jenis huru
f
5. Menu Table
          Menu Table  berfungsi  untuk membuat table  dan mengatur tabel  tersebut.
Berikut  ini gambar dan fungsi bagian yang ada di menu table.
1.      Draw Table : Untuk mengeluarkan toolbars table and border
2. Insert : Perintah untuk menyisip tabel, baris, dll
3. Delete : Menghapus tabel, baris dll
4. Select : Memilih suatu tabel, baris, kolom dll
5. Merge Cells : Menggabung beberapa cell tabel dalam satu cell
6. Split Cells : Memisahkan kembali Cell yang telah digabung
7. Split Table : Membagi suatu sel pada tabel
8. Tabel Auto Format : Membuat suatu tabel sekaligus memformatnya
9. Auto Fit : Membuat tabel dan kolom tabel sesuai dengan acuan yang ada
10. Heading rows repeat : Menggunakan judul atau Header tabel berulang
11. Convert : Merubah teks untuk tabel dan sebaliknya
12. Sort : Mensorting data yang ada pada tabel
13. Formula : Memasukkan suatu fungsi atau rumus pada tabel
14. Hide Gridlines : Menampilkan garis pada suatu tabel
7. Menu Help
           Menu Help berfungsi untuk memberi bantuan kepada kita yang belum tahu
Microsoft Word.

Microsoft Word 2010

Microsoft Word 2010
Microsoft Word adalah program aplikasi bisnis yang berguna untuk membuat dokumen, mengolah kata, dan surat-menyurat. Versi terbaru program ini adalah Microsoft Word 2010, yang dirilis pada tanggal 15 Juni 2010 sebagai bagian dari paket Microsoft Office 2010. Software Microsoft Word dibuat dan dikembangkan oleh Microsoft Corporation.
Perangkat lunak komputer ini memiliki kelebihan pada kelengkapan fitur pengolahan dokumen. Microsoft Word bisa digunakan untuk kebutuhan pengolahan teks sederhana seperti pembuatan surat dan memo, hingga kebutuhan tingkat lanjut seperti pembuatan naskah buku, dokumentasi, bahkan halaman web. Aplikasi perkantoran ini juga dilengkapi dengan beragam template yang siap pakai, mulai dari lembar fax, surat bisnis, biodata, hingga aneka dokumen publikasi seperti brosur, kartu nama, kalender, dan sebagainya. Salah satu fitur terbarunya yang mulai populer adalah kemampuannya untuk menyusun dokumen untuk dipublikasikan langsung ke sebuah blog.

Program Microsoft Word banyak diaplikasikan dan digunakan oleh berbagai kalangan pengguna komputer, mulai dari pelajar dan mahasiswa hingga kalangan bisnis dan perkantoran. Microsoft Word merupakan software komersial dengan harga lisensi $140 USD (atau $500 USD untuk paket Microsoft Office Professional 2010). Microsoft Word dapat dijalankan di sistem operasi Windows XP XP3, Windows Vista, Windows 7. Untuk menginstall versi terbaru program ini, komputer Windows Anda harus memiliki spesifikasi minimal menggunakan prosesor 500 megahertz MHz, memori (RAM) 256 MB, resolusi monitor 1024x768 piksel, dan harddisk dengan kapasitas kosong minimal 1,5 GB.Versi ini adalah versi paling terbaru yang dikeluarkan Microsoft untuk Office pada Windows, dengan dukungan Untuk Windows 8, Windows 7 , Windows Vista (Dengan Service Pack 2), Microsoft Windows XP (Service Pack 3)
  • Penghilangan fitur fitur yang tidak diperlukan di Microsft Office 2010, membuat lebih ringan.
  • Dukungan Grafis 3D Yang lebih baik
  • Mendukung Standarisasi format Open Document Format (.odf)
  • Penyimpanan terhadap format .pdf dan .xps yang lebih mudah
  • Terintegrasi dengan Windows Live sehingga dapat menyimpan data di Cloud Awan
  • Disediakanya versi 32 bit dan 64 bit
  • Ribbon yang simpel dan mudah digunakan.

Percabangan dan Perulangan Pada C++

Edit Posted by with 2 comments

Percabangan adalah pengatur aliran progrmam, berbentuk rangkaian perintah yang harus ditulis untuk memenuhi beberapa keadaan, yaitu:
a.       Mengulang secara rutin karena tidak terpenuhinya suatu kondisi.
b.      Melanjutkan suatu pernyataan bila kondisi terpenuhi.
c.       Memilih sebuah pilihan dari beberapa pilihan alternatif bila sebuah kondisi terpenuhi.
Singkatnya,pernyataan  percabangan digunakan untuk memecahkan suatu persoalan untuk mengambil keputusan diantar sekian pernyataan yang ada.

1.      Pernyataan IF
Pernyataan if mempunyai pengertian,”jika kondisi bernilai benar, maka perintah akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan diabaikan”.
Bentuk Umum Pernyataan if:
if (kondisi)
{
pernyataan
...................
}

Contoh:
Tentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang akan diberikan seorang pembeli, dengan kriteria:
a.       Tidak ada potongan jika total pembelian kurang dari Rp.50.000;
b.      Jika total pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50.000; maka akan diberi potongan 20% dari total pembelian.
Listing Programnya:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

void main()
{
double tot_beli, potongan=0, jum_bayar=0;

cout<<”total pembelian rp. “;
cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2 * tot_beli;
            cout<<”besarnya potongan rp. “<<potongan<<endl;
            jum_bayar = tot_beli-potongan;
cout<<”jumlah yang harus dibayarkan rp. “;
cout<<jum_bayar;
getch ();
}

2.     
Pernyataan IF-ELSE
Pernyataan if-else memiliki pengertian,”jika kondisi bernilai benar, maka perintah-1 akan dikerjakan dan jika tidak memenuhi syarat maka akan mengerjakan perintah-2.”
Bentuk Umum Pernyataan If-Else
If (kondisi)
            Perintah-1;
Else
            Perintah-2;

Contoh:
Tentukan besarnya potongan dari pembelian barang yang akan diberikan seorang pembeli, dengan kriteria:
c.       Tidak ada potongan jika total pembelian kurang dari Rp.50.000,maka potongan yang diterima sebesar 5% dari total pembelian;
d.      Jika total pembelian lebih dari atau sama dengan Rp.50.000; maka akan diberi potongan 20% dari total pembelian.
Listing Programnya:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>

void main()
{
double tot_beli, potongan=0, jum_bayar=0;

cout<<”total pembelian Rp. “;
cin>>tot_beli;

if (tot_beli >= 50000)
potongan = 0.2 * tot_beli;
            else
                        potongan = 0.05 * tot_beli;
            cout<<”besarnya potongan Rp. “<<potongan<<endl;
            jum_bayar = tot_beli-potongan;
cout<<”jumlah yang harus dibayarkan Rp. “;
cout<<jum_bayar;
getch ();
}
3.      Pernyataan Else-if
Else-if merupakan pernyataan if yang berada dalam pernyataan if yang lain.
Bentuk Umum:
if (syarat)
{
....perintah;
....perintah;
}
else if (syarat)
{
....perintah;
....perintah;
}
else
{
....perintah;
....perintah;
}
4.      Pernyataan Switch-Case
Bentuk switch-case merupakan pernyataan yang sering dirancang khusus untuk menangani pengambilan keputusan yang melibatkan sejumlah atau banyak alternatif. Pernyataan switch-case ini memiliki kegunaan sama seperti if-else bertingkat, tetapi untuk memeriksa data yang bertipe string atau integer.
Bentuk Umum Pernyataan Switch-Case
switch (ekspresi integer atau karakter)
{
case konstanta-1;
            ....perintah;
            ....perintah;
case konstanta-2;
            ....perintah;
            ....perintah;
            break;
....
....
default :
            ....perintah;
            ....perintah;
}
Setiap cabang akan dijalankan jika syarat nilai konstanta terpenuhi dan default akan dijalankan jika semua cabang di atasnya tidak terpenuhi.
Pernyataan break menunjukan siap keluar dari switch. Pernyataan ini tidak ada, maka program akan di teruskan pada cabang-cabang yang lainnya.

Contoh Listing Program:
#include <stdio.h>
#include <conio.h>
#include <iostream.h>
viod main()
{
            char Kode;

cout<<"Masukan Kode ";
cin>>Kode;

switch(kode);
{
case 'A' :
cout<<"Nilai Istimewa";
break;
case 'B' :
cout<<"Nilai Baik";
break;
default:
cout<<"Anda Salah Memasukan Kode";
break;
}
getch ();
}
Perulangan
1.      Pernyataan For
Perulangan yang pertama adalah for. Bentuk umum pernyataan for adalah sebagai berikut:
for (inisilisasi; syarat pengulangan; pengubahan nilai pencacah)

Bila pernyataan di dalam for lebih dari satu maka pernyaan-pernyataan tersebut harus diletakan di dalam tanda kurung.
for ( inisialisasi; syarat pengulangan; pengubah nilai pencacah)
{
Pernyataan / perintah;
Pernyataan / perintah;
Pernyataan / perintah;
}

Kegunaan dari masing-masing argumen for adalah:
Ø  Inisialisasi: bagian untuk memberikan nilai awal untuk memberikan variabel-variabel tertentu.
Ø  Syarat pengulangan: memeganng kontrol terhadap pengulangan, karena bagian ini yang akan menentukan suatu perulangan diteruskan atau dihentikan.
Ø  Pengubahan nilai pencacah: mengatur kenaikan atau pengurangan nilai pencacah.


Contoh:
/* ------------------------------------ */
/* Program For-Bilangan Naik */
/* ------------------------------------ */
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
int a;
for(a = 1; a <= 10; a+=2)
cout<<a
getch();
}
2.      Pernyataan While
Pernyataan perulangan while merupakan instruksi perulangan yang mirip dengan perulangan for. Bentuk umum perulangan while dikendalikan oleh syarat tertentu, yaitu perulangan akan terus dilakukan selama syarat tersebut belum terpenuhi.
Bentuk umum pernyataan while:
While (syarat)
                        Pernyataan/perintah;
            Contoh Listing:
#include<stdio.h>
#include<conio.h>
#include<iostream.h>
void main()
{
int bil=1;
while(bil<=10)
{
cout<<bil<<” “;
++bil;
}
getch();
}
3.      Pernyataan Do-While
Pernyataan perulangan do-while merupakan bentuk perulangan yang melaksanakan perulangan terlebih dahulu dan pengujian perulangan dilakukan belakangan.
Bentuk umum perulangan do-while adalah;
do
pernyataan/perintah ;
while (syarat);


            contoh Listing:
            #include<iostream.h>
void main()
{
int bil=2;
do
{

cout<<bil<<" ";
bil+=2;
}
while(bil<=10);
getch();
}



SEANDAINYA PEMIMPIN KITA MENCINTAI SASTRA

Edit Posted by with No comments

Sastra lahir dari subjektivitas seseorang yang lahir dari panca indra, imajinasi, naluri, jiwa dan raga. Bila seorang pemimpin mencintai sastra berarti dia memakai panca indranya untuk merasakan sekitarnya, berimajinasi tentang kepemimpinan dan kekuasaannya. Jika menggambarkannya lebih baik maka itu akan menjadi cermin baginya dan juga tujuannya. Jika dia menggambarkannya sama seperti apa yang dia lihat sebagaimana keadaan yang sedang dia pimpin berarti dia menyadari dan akan berusaha untuk memperbaikinya dengan menggambarkan tujuan yang ingin dicapainya dengan karya sastra juga.

Sastra (Sanskerta: शास्त्र, shastra) merupakan kata serapan dari bahasa Sanskerta yaitu sastra yang berarti “teks mengandung instruksi”. Dalam bahasa Indonesia kata sastra biasa digunakkan untuk merujuk ke kata “kesusastraan” yang memiliki pemahaman  tulisan yang mengandung arti keindahan tertentu. Sastra memiliki nilai seni oleh karena itu sastra memiliki nilai keindahan. Sasta adalah budaya  karena pada sastra terdapat nilai seni. Hubungannya adalah sama-sama memiliki objek,  sama sama mempelajari nilai komunikasi antar sesama manusia yang memiliki beraneka ragam ciri. Keterhubungannya dengan pemimpin adalah agar pemimpin mampu berkomunikasi dengan baik kepada rakyatnya. Tidak dapat dibayangkan jika  seorang manusia tidak menyukai dan tidak mengenal  sastra tentu saja manusia tidak dapat menyalurkan ekspresi dan tidak dapat berkomunikasi sesamanya.

Karya sastra merupakan bagian dari karya seni untuk mengekspresikan dan berkomunilasi.Seorang pemimpin yang mencintai sastra haruslah mencintai rakyatnya, berkomunikasi dengan rakyatnya. Sastra menjadikan pemimpin lebih mudah berkomunikasi, karena pada hakekatnya karya sastra adalah penjabaran abstraksi. Sementara itu filsafat, yang juga mempergunakan bahasa, adalah abstraksi. Cinta kasih, kebahagian, kebebasan, dan lainnya yang digarap oleh filsafat adalah abstrak. Sifat abstrak inilah yang menyebabkan filsafat kurang berkomunikasi Karena nilai-nilai sastra inilah bisa menjadikan diri lebih adil, bijaksana, berkemampuan, berilmu, berwawasan.